View Jamarat (tempat melontar jumroh) yang futuristik dari salah satu sudut di jalur keluar lantai 3.

Jamarat ini sekarang terdiri dari 4 lantai dengan dua jalur penghubung (jalur masuk dan keluar) untuk setiap lantai, eskalator, lift, kamar mandi, hingga landasan helipad. Pada setiap lantai bersiaga polisi dan kru kesehatan, lengkap dengan ambulance.

Bertahun-tahun lalu, melontar jumroh bisa menjadi momen yang berbahaya, cenderung gambling dengan maut. Sekarang jauh lebih aman dengan pelebaran tiang dan pemakaian sistem yang saya sebut “sedotan”, sehingga kerikil yang dilemparkan masuk ke cawan dan turun ke dalam tiang yang dibentuk seperti sedotan (rongga dalamnya terbuka) hingga jatuh ke lantai bawah tanah. Diangkut dari sana oleh truk, disebarkan lg di seputaran Muzdalifah dan Mina.

View on Path

Iklan
Kategori:Siklus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: