Baru dengar cerita ini dari kakak.

Nenek saya, pada suatu kesempatan thawaf, diberi tasbih oleh seorang gadis kecil berparas cantik. Ketika ia menceritakan pengalaman ini kepada kakaknya, Aang Muhyiddin, beliau bilang kalau gadis itu bidadari surga.

Nenek meninggal di Jabal Nur dan dimakamkan pada hari jumat di Ma’la. Katanya, tak seberapa jauh dari makam Siti Khadijah.

Ibu saya, pada keberangkatan hajinya yang terakhir, juga bertemu seorang gadis kecil berparas cantik, dan diberi tasbih. Ibu saya masih bisa pulang, tapi persis setahun kemudian, pada hari ketika kakak saya berangkat berhaji, ibu meninggal.

Kebetulan?

Sayang sekali saya termasuk orang yang percaya bahwa Tuhan tidak sedang bermain dadu.

View on Path

Iklan
Kategori:Siklus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: