Tiga tahun lalu, saat saya, dengan amat naif, memutuskan untuk membuka tabungan haji, saya tidak pernah membayangkan semuanya akan se-min haitsu laa yahtasib ini.

Saya hanya percaya bahwa suatu hari saya akan ke sana lagi, bukan semata untuk menuntaskan kerinduan, tetapi juga berharap menemukan suatu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan sok salik tetapi komikal dalam hidup saya.

Dalam pada hari, pada hari-hari tertentu, selama bertahun-tahun sejak 2003, saya sering mengalami saat di mana saya serasa mencium aroma pelataran parkir Abu Qubais. Suatu perpaduan aroma roti dan sakhi. Hal yang membuat saya semakin yakin, karena doa saya terkoneksi. Visualisasi, kata Rhonda Byrne.

Demikianlah hal-hal ajaib ini sering menampar saya dalam kecemasan, “Semoga ini bukan istidraj.”

View on Path

Iklan
Kategori:Siklus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: