Beranda > Siklus > Kebakaran di Pasar Malam

Kebakaran di Pasar Malam

I
Simpan ini di hatimu, jika malam ini hantu pasar malam
menikam dan menembakku.
Letakkan ini di jemari cintamu, tuk kukuhkan mayat
yang tersayat setelah berbaiat

II
Karena dulu, kubisikkan pada lukisan
tentang pohon yang rabun
tentang hamparan langit mayapada,
menelusup butiran embun malam,
saat di pasar malam banyak jiwa terbakar.

III
Jangan tanyakan Laksmana, dia kutinggalkan di pulau prosa,
bilang sama mereka, hujanku kutitipkan di etalase…
biarlah seusai pasar malam ku terbangkan lewati lubang hitam.

IV
Menjelang pagi, ku titipkan semua duka pada iris hati.
Kulukai paranoid yang menemani ruh nafsi,
Simposium kerlingkan sayyidati,
Pancangkan cintamu di relung hati.

Karena tadi malam, pasar malam kebakaran.

10 Mei 2007

 

 

 

 

 

Iklan
Kategori:Siklus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: