Beranda > Siklus > Balada Negeri Tandus

Balada Negeri Tandus

Kau boleh bakar semua raga yang ku punya,
jilati dan rasakan dunia yang kaugenggam.
kotori laut lepas lalu bunuh perlahan–lahan

Karena dari tanah dan langit kuikrarkan janji.

Biarkan pula debu bawa panas siang nanti,
hingga tubuhmu beku dan terbawa salju
kau pun berkata,
“Sisakan sedikit nafas untukku.”

Seperti ku bilang,
“teruslah bakar!”
jangan padamkan belukar.

merkuri pun menari–nari,
senja nanti kan kau sadari,
tanahmu semakin surut bertepi.

9 Mei 2007

Iklan
Kategori:Siklus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: