Beranda > Siklus > Konsisten

Konsisten

Mestinya konsisten dg komitmen. Tanpa konsistensi, orang akan ragu untuk menaruh kepercayaan. Dan kuda yang mau berlari cepat akan surut dan memperlambat langkah, jika langkahmu juga lambat.

Kesepakatan terhadap rencana-rencana akan menjadi tidak efektif, jika tidak diimbangi totalitas dan perhitungan yang holistik. Terbiasa menggampangkan segala sesuatu itu bumerang. Memang benar, jika kita total dan disiplin terhadap komitmen, semuanya akan berjalan lancar. Tapi semua rencana akan molor, akan menjadi hanya tinggal rencana jika kita tak disiplin mewujudkannya. Jangan bilang mudah, disiplinlah saja dahulu. Kerjakan satu demi satu.

Hujan lagi, sepertinya sore ini, dan saya masih terjebak dalam ruang kontemplasi yang seratus persen masih sama. Saya masih harus bertanya-tanya, ini sudah benar ataukah saya terlalu kanak-kanak?

Setidak-tidaknya mengajari saya untuk tidak terlena. Harus pula saya total dalam dunia saya. Fokus pada cita-cita dan mimpi saya. Jika energi ini saya fokuskan pada hal yang lain, ruginya dua kali.

Saya ingin menulis soal beberapa pencerahan dan kegamangan yang saya rasakan. Terutama dalam riset buku terbaru saya. Tapi sisi lain saya bilang: saya harus menahannya dulu, biar dia sendiri mematang tanpa perlu karbit.

Baiklah-baiklah, ashar sudah datang. Mendung sejak tadi. Menyelesaikan beberapa bagian untuk mempertajam visualisasi mimpi. Sekali lagi, bismillah…

Iklan
Kategori:Siklus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: