Beranda > Siklus > Hela

Hela

Engkau mungkin akan berkata ini semua baik-baik saja.
tapi memanglah begitu.
hanya gigil yang melirih ke dalam getir.

Lalu kesenyapan mendedah hujan deras sejak sore.

“Aduhai, celaka,” ujarmu memintal benang yang penghabisan. “Apa kau melihat itu?”

Tak kulihat apapun sejak sore. Hanya jarak yang mengambang di pesisir. Dan kau seturut gelombang laut–tidakkah pernah kubilang segala ide mengenai Neptunus hanya semata omong-kosong?

Engkau mungkin mengira semua ini baik-baik saja, tapi biarlah tetap begitu.
biar aku terjaga. Biar kita bisa tetap berpura-pura.

“Hanya dinding,” ujarku, “Dan langit-langit sedemikian tinggi.”

Engkau mungkin mengira semua ini keliru, tapi memanglah begitu.
biar kita terbangun, biar kita sama saling menarik selimut.

Iklan
Kategori:Siklus Tag:,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: