Beranda > PandoRandom > “Jangan Kampungan, Mang!”

“Jangan Kampungan, Mang!”

Rezza, keponakan saya yang baru selesai UN SD, dapet hadiah blackberry baru dari ayahnya. Sembari ingin pamer, dia ngedatengin saya buat minta pin. Saya membuka profil saya dan hendak mendiktekan nomor pin ketika dia bilang, “Jangan bodoh, Mang. Pake barcode saja.”

Karena saya belum pernah ngeadd blackberry temen pake barcode, saya bingung. Dia menepuk bahu saya sambil bilang, “Jangan kampungan, Mang. Sini, lihatin ini.”

Dia ngambil ponsel saya, ngebuka barcode, trus ‘motret’ si barcode itu pake ponsel milik dia. Setelah barcode itu tersimpan di ponselnya, sebuah ajakkan pertemanan masuk. Dari Rezza. Dengan sebuah nama alay-nya yang lain. Ya Masya Alllah!

Seminggu kemudian blackberry saya nge-hang. Semua data mesti direset dan dihapus karena erornya sudah tingkat dewa. Kontak blackberry saya kosong. Kali itu, saya nge-add Rezza pake pin. Nggak pake barcode.

Walaupun saya bisa saja ngebales dia, toh sebagai Amang yang baik saya berusaha memberi suri tauladan.

Sehari kemudian saya ngechat dia minta dia kirimin kontak blacberry Mamanya plus Irma. Dia bilang, “Nanti saja ya Mang.” Sampai disini saya belum curiga. Ketika sore harinya kami ketemu, cengengesan dia bilang, “Ngirim kontaknya gimana, Mang?”

“Kakak nggak tahu?”

“Dicopy kontaknya terus dikirim kan?”

“Bukaaaaaaaaan!” Teriak saya, tertawa. Kemudian, sebagai Amang yang baik, saya tepuk bahunya menenangkan dan bilang, “Makanya, Kak, jangan bodoh, jangan kampungan.”

Kemudian hening.

Iklan
Kategori:PandoRandom
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: